Tebing parang ndog merupakan sebuah tebing disebelah selatan kota Yogyakarta yang cukup familiar bagi para pemanjat. Dengan karakteristik kawasan karst, tebing Parang Ndog menawarkan berbagai variasi jalur dengan berbagai tingkat kesulitan, baik untuk pemanjatan sport maupun pemanjatan artificial
Bulan juli 2010 ini, Mapala Silvagama membuat 2 jalur pemanjatan baru ditebing yang mulai dipanjat tahun 1983 ini. Dua jalur tersebut yaitu Muktamar Silvagama dan Badai Selatan. Keberadaan jalur ini agak terpisah dari tebing utama dengan jalur jalur yang biasa dipanjat. Tebing ini berada tak jauh dari helipad, diamana biasanya para pecinta alam mendirikan tendanya. Untuk menuju ke sana, ikutilah jalan setapak disebelah kanan jalan utama sebelum basecamp Yu Mar. Pertama tama anda akan menjumpai jalur limit, yang terdiri dari 4 hanger saja. Kira kira 20 meter dari situ, anda akan menemui sebuah tebing yang persis menghadap kearah laut selatan. Di tebing itu anda temui berturut turut jalur Badai Selatan kemudian jalur Muktamar Silvagama
Jika anda ingin memanjat disana, sebaiknya lakukan pemanjatan pada pagi hari sebelum pukul 12, karena pada pagi hari jalur ini cukup teduh dan terlindung dari sinar matahari. Pada waktu siang , panas matahari yang menyengat mungkin dapat menggangu konsentrasi anda ketika memanjat.
Berikut data mengenai jalur tersebut:
Nama jalur : Muktamar Silvagama
Pembuat :Yul Akmal, Chandra Agusta,Eko Wahyu Setiaji
Tinggi tebing :18 m
Jumlah hanger :9
Grade :-----
Nama jalur : Badai Selatan
Pembuat :Yul akmal, Chandra agusta, Eko wahyu setiaji
Tinggi tebing :18 m
Jumlah hanger :9
Grade :-------













