Hujan Badai Tetap Bergembira

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Hujan Badai Tetap Bergembira

Ekspedisi Mapala Silvagama, Eksplorasi Dan Pengabdian Masyarakat Pulau Karimata, Cagar Alam Laut Kepulauan Karimata

E-mail Cetak PDF


Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat  keanekaragaman hayati yang tinggi. Walaupun luas daratan Indonesia hanya 1,32% seluruh luas daratan yang ada di dunia namun dari segi kekayaan jenis tumbuhan, hewan dan mikroba, Indonesia memiliki 10% jenis tumbuhan berbunga yang ada di dunia, 12% binatang menyusui, 16% reptilia dan amfibia, 17% burung, 25% ikan dan 15% serangga. Khususnya di dunia hewan, Indonesia juga mempunyai kedudukan yang istimewa. Dari 515 jenis mamalia besar, 36% endemik; 33 jenis primata, 18% endemik; 78 jenis paruh bengkok, 40% endemik; dan dari 121 jenis kupu-kupu, 44% endemik (Sugandhy et al., 1994). Keanekaragaman hayati Indonesia sebagian telah dimanfaatkan, sebagian baru diketahui potensinya, dan sebagian besar lagi bahkan namanya belum diidentifikasi.

Kepulauan Karimata merupakan salah satu cagar alam laut yang dimiliki Indonesia yang terletak di bagian barat Propinsi Kalimantan Barat.  Pulau Karimata memiliki 5 ekosistem yaitu ekosistem hutan mangrove, ekositem hutan pantai, ekosistem hutan tropis dataran rendah, dan hutan tropis dataran tinggi, dan ekositem terumbu karang. Variasi ekosistem di dalam pulau ini memungkinkan adanya keanekaragaman jenis flora dan fauna yang unik, karena keadaan geografis, wilayah Pulau Karimata yang merupakan sebuah kepulauan yang terpisah berjauhan sehingga mendorong terjadinya proses spesiasi.

Berdasarkan kegiatan survey pra ekspedisi yang telah dilaksanakan sebelumnya serta penghimpunan data dari berbagai sumber diperoleh informasi bahwa sampai saat ini data mengenai sumber daya alam berupa flora dan fauna di Pulau Karimata yang tersedia masih terbatas. Berdasarkan sedikitnya penelitian yang ada mengenai Pulau Karimata, mendorong Mapala Silvagama untuk melakukan Eksplorasi Kawasan Cagar Alam Pulau Karimata, Kepulauan Karimata. Hasil dari kegiatan eksplorasi ini pada akhirnya akan menjadi informasi tambahan mengenai potensi sumber daya alam di Pulau Karimata, yang selanjutnya bisa dijadikan bahan acuan untuk kebijakan selanjutnya.

Kegiatan Ekspedisi Karimata Mapala Silvagama ini juga dilengkapi dengan suatu bentuk pengabdian masyarakat berupa pemberdayaan dan pengembangan kegiatan masyarakat serta penguatan bidang pendidikan kepada generasi muda diaharapkan dapat menumbuhkembangkan semangat dan motivasi lebih tinggi untuk menuntut ilmu. Tingkat pendidikan yang tinggi akan membuka peluang lebih luas kepada setiap indvidu untuk mencari alternatif-alternatif pemenuhan kebutuhan hidup yang tidak merusak alam. Pendidikan dan pelestarian alam bisa sangat berkorelasi dalam hal ini. Kegiatan ini adalah salah satu upaya agar konservasi kawasan Cagar Alam di Pulau Karimata dapat berjalan, karena keutuhan dan kelestarian kawasan Cagar Alam terkait erat dengan dukungan dari masyarakat, terutama masyarakat sekitar.

 

 

The Mulching Effect on Effectivness of Mycorrhizae In The Casuarina equisetifolia var. incana Seedling Growth.

E-mail Cetak PDF

Anggit Fauziah Pandita1

Winastuti Dwi Atmanto2

 

ABSTRACT

              Casuarina equisetifolia afford to growth in coastal area, which has high salinity, low water content, high porosity and low nutrient. Casuarina equisetifolia symbiotic with Arbuscular-Vesicles mycorrhizae fungi (VA) that helps providing P elements from the soil to plant needs. This study aims to evaluate the effectiveness of the spores and the effect of organic mulch such as straw and the Casuarina equisetifolia in increasing uptake of P elements due to inoculation of mycorrhizae.

Selanjutnya...
 

Gunung Kidul Diusulkan Jadi Taman Bumi Dunia

E-mail Cetak PDF

Gunung Kidul (ANTARA News) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan mengusulkan Gunung Kidul menjadi taman bumi dunia untuk melestarikan kawasan batuan karst di kabupaten ini.

Usul akan disampaikan kepada Global Geopark Network UNESCO (Badan PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan), kata Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gunung Kidul, Birowo Adji di Wonosari, Sabtu.

Selanjutnya...
 

Logical Data Model Designing For Planning Rehabilitation of Forest and Land in State Forest Area

E-mail Cetak PDF

Umi Latifah Purnamasari1

Ronggo Sadono2

Dwiko Budi Permadi3


ABSTRACT

       Potential data of the state forest area in D.I Yogyakarta is in form of separated files and disorganized. Searching data for the purposes of rehabilitation planning is time consuming and not effective. The needs of Information which very fast is not comparable with searching data process manually. Database management system is necessary to facilitate the fulfillment of information effeciently.

Selanjutnya...
 

The Use Of Snakefruit (Salacca edulis Reinw. cv PONDOH) Midrib Waste For A Charcoal Briquettes

E-mail Cetak PDF

Dwi Fajar Sulistyanto 1

J. P. Gentur Sutapa2

 

 ABSTRACT


Indonesia has a range of potential biomass energy resources that comes from waste of forest, agriculture, and forest product industry. Agricultural waste produced from unused waste materials and residue from the processing. Waste decompose process naturally was slow, so that the residue affect environtmental and human health. One of the source of biomass derived from agricultural waste is midrib of snakefruits (Salacca edulis Reinw. cv Pondoh). It is potentially a source of energy in the form of charcoal briquettes and will be able to answer the challenge of energy crisis that occurred today.

Selanjutnya...
 


Acak Gambar

Login Anggota


Pengunjung

Kami memiliki 1 Tamu online

ShoutBox


Ads on: Special HTML